Bertambah Satu lagi PMI Asal Ponorogo Meninggal, Disnaker Kembali Fasilitasi Pemulangannya

Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo yang meninggal di Luar Negeri bertambah satu lagi dipenghujung tahun 2020, kali ini warga Kelurahan Tambakbayan Kecamatan Ponorogo meninggal di Taiwan.
Rani/Sriwahyuni (44 ) meninggal pada sabtu (19/12/2020) di Landseed Hospital Taiwan. Almarhum mendapatkan perawatan di rumah sakit di Taiwan cukup lama.
Jenazah Rani tiba di Ponorogo Kamis dini hari pukul 01.20 WIB (31/12/2020).
Kepala Dinas Tenaga Kerja HM Bedianto langsung memimpin penyerahan jenazah ke keluarga almarhum setibanya di pemakaman Asembuntung jl. MT Haryono Ponorogo. Dalam sambutannya HM Bedianto mengatakan bahwa pemulangan ini mengalami keterlambatan.
“Keterlambatan proses pemulangan ini akibat keterbatasan penerbangan dari Taiwan ke Indonesia di masa pandemi, dan perlu saya sampaikan jenazah ini sudah dimandikan dan pemulasaran dengan tata cara agama islam oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCI NU) Taiwan” kata HM Bedianto.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan keluarga besar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo ikut berbelasungkawa dan permohonan maaf jika dalam pelayanan pemulangan ini ada kekurangannya” tuturnya lagi.
Perlu diketahui jenazah tiba di bandara Soekarno Hatta haru rabu (30/12/2020) pukul 14.40 WIB, dan dilanjutkan perjalanan darat menggunakan ambulan milik Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia(BP2MI).
Hadir dalam serah terima jenazah diantaranya Kepala kelurahan tambakbayan, Polsek,Koramil dan BP2MI Madiun serta petugas kesehatan.(*)