PMI Asal Pudak Ditemukan Mengapung

Sri Wahyuni (54) Seorang warga desa Tambang Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo ditemukan mengapung dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Pantai Pulau Hijau Tanjung Balau Bandar Penawar Malaysia pada tanggal 6 Maret 2021 pukul 03.30 waktu setempat. Setelah melalui pemeriksaan polisi diraja Malaisya tidak ditemukan tanda tanda kekerasàn akhirnya Jenazah baru dapat diterbangkan ke Indonesia pada hari Kamis (18/03/2021) melalui Bandar Udara Soekarno Hatta Jakarta dan diterbangkan ke Surabaya hari Jum’at (19/03/2021).

Pemulangan Jenazah ini memakan waktu yang cukup lama karena sangat sedikitnya/terbatasnya penerbangan dari Malaysia. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo HM. Bedianto, SH.MM saat penyerahan Jenazah kepada ahli waris di tempat pemakaman desa Banjarejo Jum’at (19/03/2021) pukul 15.00 yang disaksikan oleh Kepala desa Tambang, Kepala desa Banjarejo, Polsek, Koramil dan warga setempat serta BP2MI Surabaya. “Atas nama Bupati dan wakil Bupati Ponorogo mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Sri Wahyuni semoga husnul khotimah, mohon maaf jika dalam pelayanan ke masyarakat ada kekurangn dan Pemulangan ini atas kerjasama Disnaker dengan Badan Pernempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Surabaya” tutur Bedianto, SH.MM.

Dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan bahwa berita meninggalnya PMI itu diperoleh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johar Bahru Malaysia melalui UPT BP2MI Madiun. Pada saat yang sama segera melakukan kebenaran dokumen ke pihak keluarga tentang berita tersebut. Berdasarkan musyawarah keluarga akhirnya Jenazah dimakamkan di desa Banjarejo Kec. Pudak. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *