Seksi PERSELISIHAN KETENAGAKERJAAN

Seksi Perselisihan Ketenagakerjaan

Seksi Perselisihan Ketenagakerjaan mempunyai tugas melaksanakan urusan penyelesaian perselisihan hubungan ketenagakerjaan.

Dalam melaksanakan tugasnya Seksi perselisihan Ketenagakerjaan menyelenggarakan fungsi:

  1. Pelaksanaan kegiatan untuk menyelesaikan perselisihan hubungan industrial antara pekerja/serikat pekerja dan pengusaha/organisasi pengusaha;
  2. Pelaksanaan kegiatan untuk menyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja baik perorangan maupun masal;
  3. Pelaksanaan kegiatan untuk menyelesaikan kasus pemogokan kerja di perusahaan;
  4. Pelaksanaan kegiatan monitoring terhadap keresahan dan pemogokan buruh yang terjadi akibat kebijaksanaan pemimpin perusahaan atau pemerintah;
  5. Pelaksanaan kegiatan monitoring terhadap perusahaan yang rawan kasus ketenagakerjaan;
  6. Pelaksanaan pembinaan lembaga kerja sama bipartit dan tripartit;
  7. Pelaksanaan penelitian berkas permohonan, pencatatan organisasi pekerja atau burruh dan organisasi pengusaha;
  8. Penyiapan bahan koordinasi dan fasilitasi pencegahan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial, mogok kerja dan penutupan perusahaan;
  9. Pelaksanaan verifikasi keanggotaan SP/SB;
  10. Penyiapan bahan koordinasi dan fasilitasi penetapan organisasi pengusaha dan organisasi pekerja/buruh untuk duduk dalam lembaga-lembaga ketenagakerjaan;
  11. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di bidang perselisihan ketenagakerjaan;
  12. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Tenaga Kerja.